8 Alasan Pasangan Tidak Mau Berubah. Bisa Diawali dari Merasa Diri Benar

Alasan Pasangan Tidak Mau Berubah

NotesParenting.com – Alasan Pasangan Tidak Mau Berubah. Membangun rumah tangga bukan hal yang mudah. Rumah tangga dibangun oleh dua orang yang bisa jadi sangat berbeda latar belakang dan kebiasaan yang sangat berbeda. Maka bukan tidak mungkin saat mengarungi kehidupan keluarga, ada ketidak cocokan baik yang sepele atau yang besar diantara pasangan.

Beberapa Alasan Pasangan Tidak Mau Berubah

Ada beberapa penyebab yang menjadikan seorang tidak mau berubah sesuai harapan pasangannya. Diantaranya sebagai berikut :

  1. Merasa dirinya benar

Jika seseorang sudah merasa benar, maka susah sekali untuk merubah apa yang menjadi peringainya. Bayangkan jika kebiasaan itu sudah dilakukannya sejak kecil hingga dewasa, lalu pasangannya ingin merubahnya. Ini tentu bukan hal yang mudah. Apalagi jika apa yang menjadi sifat dan kebiasaannya ini diperkuat lagi dengan apa yang ia lihat pada diri orang tua. Ia merasa apa yang dilakukan orang tuanya benar, padahal bisa jadi salah. Ini adalah Alasan Pasangan Tidak Mau Berubah yang pertama.

  1. Tidak punya role model

Penyebab kedua yang menyebabkan pasangan tidak mau berubah adalah tidak adanya role model dalam kehidupannya. Misalnya sejak kecil ia tidak punya panutan yang ideal untuk menjadi pasangan yang baik, maka saat ia sudah menjadi pasangan akan melakukan hal yang sama. Tidak ada yang bisa dicontoh adalah penyabab yang harus dipertimbangkan oleh calon suami istri saat akan menikah.

Maka dalam istilah Jawa ada bibit, bebet dan bobot. Istilah itu merujuk pada pentingnya bibit seseorang. Karena besar kemungkinan seorag akan menjadi orang yang baik jika Ayah Ibunya baik dan dididik dengan cara yang baik.

  1. Perasaan curiga

Ada sebagian orang yang berpikir tidak mau berubah menjadi lebih baik karena merasa curiga bahwa yang dilakukan pasangannya itu hanya untuk menyalahkannya saja. Pesaraan seperti inilah yang membuat sebuah pasangan akhirnya tidak bisa berubah menjadi lebih baik, karena salah satu pasangannya yang penuh kecurigaan.

  1. Ingin diterima apa adanya

Banyak orang yang ingin diterima apa adanya. Ia mau pasangannya menerima dirinya tanpa ada perubahan sama sekali. Ini tentu hal yang sangat tidak mungkin bagi seorang yang sudah menikah. Karena dalam pernikahan perlu adanya komitmen dan pengertian satu sama lain tentang tugasnya masing-masing.

BACA JUGA   Bаgаіmаnа Orang Tuа Mеngаjаrkаn Anаk Untuk Disiplin. Ikutі 7 Cаrа Inі

Saat seseorang ingin diterima apa adanya, sesungguhnya ia akan mengurangi komitmen yang sudah dibuat bersama sebelum menikah. Menikah berbeda sekali dengan proses pacaran yang mungkin pada tahap perkenalan, dimana antara satu sama lain dalam pasangan saling menerima keadaan pasangannya apa adanya.

Apalagi saat sebuah pasangan sudah memilki anak, apa yang dilakukan mereka berdua akan menjadi role model pada anak-anaknya. Jika ia masih tetap ingin diterima apa adanya, dengan sikap dan prilakunya yang tidak tepat, maka ke depannya sang anak besar kemungkinan akan melakukan apa yang dilakukan oleh orang tuanya itu.

  1. Tidak ada niatan berubah

Jika seorang dalam pasangan sudah mengingatkan pasangannya untuk berubah dalam waktu yang relatif lama, tapi tidak ada perubahan yang berarti dari pasangannya itu, maka dipastikan memang pasangannya ini tidak ada niatan untuk berubah.

Niat memegang peranan yang sangat penting bagi seseorang untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Saat seseorang memang sudah tidak punya niat untuk berubah, maka apapun yang dilakukan oleh pasangannya akan sia-sia.

  1. Perubahan membuatnya tidak nyaman

Setiap yang tidak biasa dilakukan pasti membuat tidak nyaman. Begitu juga perubahan yang lebih baik yang diminta oleh pasangan, tentu membuat diri seseorang tidak nyaman. Kadang perasaan tidak nyaman yang tidak bisa diatasi inilah yang akhiirnya membuat seorang masih tetap melakukan hal yang sama dalam waktu yang lama, yang tentunya sangat mengecewakan pasangannya.

  1. Kemasalan untuk belajar

Rasa malas memang menjadi penghalang segalanya. Termasuk dalam membina keluarga, rasa malas untuk belajar dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik adalah penghalang sebuah keluarga menjadi harmonis. Apa yang diupayakan sangat  keras oleh salah seorang pasangan akan tidak berarti jika dari seorang pasangan lainnya sangat enggan untuk belajar.

BACA JUGA   20 Kesalahan Mеndіdіk Anаk уаng Bеrbаhауа untuk Kesehatan Mental

Karena itu sebelum menikah sangat penting untuk mencari pasangan yang pembelajar. Pembelajar adalah mereka yang punya semangat belajar tinggi. Tidak selalu yang mempunyai gelar Sarjana hingga Doktor, bahkan professor, orang yang hanya pernah mengenyam pendidikan rendah pun, jika ia selalu “mengosongkan gelas”, maka ia akan mendapatkan ilmu yang banyak, misalnya tentang bagaiman seharusnya menjadi pasangan yang baik.

  1. Merasa lebih baik dari yang lain

Alasan pasangan tidak mau berubah yang terakhir dan biasanya banyak terjadi di rumah tangga di Indonesia adalah bahwa ia masih merasa lebih baik dibanding yang lainnya. Misalnya seorang istri yang punya waktu lebih banyak untuk suami dan anaknya, tidak jarang merasa lebih baik dibanding mereka yang punya waktu lebih sedikit. Padahal tidak jarang juga seorang istri yang punya waktu banyak untuk keduanya ini tidak benar-benar menjadi istri dan ibu yang terbaik.

Apalagi saat ini di era digital dimana banyak orang tua yang terlalu sibuk dengan media sosial dan gadgetnya, hingga melupakan apa yang seharusnya menjadi prioritasnya. Itulah pembahasan kita kali ini tentang Alasan Pasangan Tidak Mau Berubah.

 

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *